Diduga Langgar Netralitas, 4 Oknum ASN DiLaporkan ke Bawaslu Muna

127
Tim Satgas Bahtera saat melaporkan lima Oknum ASN di Bawaslu Muna
Listen to this article

Raha, Sinarsultra.com- Dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali mencuat. Kali ini, Satuan Tugas (Satgas) Bachrun-Asrafil (BAHTERA) melaporkan empat ASN ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Muna.

Laporan tersebut diterima langsung oleh La Ode Abdul Razak, staf penerimaan laporan Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S). Proses klarifikasi berlangsung selama dua jam, yakni mulai sekitar pukul 10.00 Wita s/d pukul 12.00 wita. Di mana pelapor diminta menjelaskan secara rinci uraian peristiwa yang terjadi.

“Kami menerima laporan pelapor sesuai dengan prosedur yang berlaku, selanjutnya akan disampaikan kepimpinan untuk dilakukan pleno melihat keterpenuhan syarat formil dan materil,” jelas Kordiv P3S Mustar melalui Razak kepada media ini.

Sementara itu, pelapor Rahman, menjelaskan laporan ini merupakan hasil investigasi mendalam yang dilakukan Tim Satgas Bahtera di lapangan. Keempat ASN yang dilaporkan di antaranya inisial AWJ, LS, RL, dan ID.

ASN tersebut telah lama dalam pantauan tim dan diduga secara terang-terangan menunjukkan dukungan kepada salah satu pasangan calon (Paslon) dalam Pilkada Muna.

“Kami sudah memantau mereka. Ini baru langkah awal, Sekda sudah mengingatkan ASN untuk berhati-hati dan tidak melakukan gerakan tambahan. Jadi, kami tekankan kembali agar semua ASN tetap netral,” tegas Rahman.

Ia juga menegaskan bahwa tim satgas BAHTERA akan terus mengawasi dan siap membantu kerja-kerja Bawaslu Muna untuk melaporkan pelanggaran-pelanggaran lainnya jika ditemukan.

“Kami akan terus mengawasi dan siap melaporkan jika ada pelanggaran lain. Kami berharap semua pihak dapat menghormati proses demokrasi ini dengan menjunjung tinggi netralitas dan integritas,” ungkapnya.

Juru Bicara Paslon BAHTERA, Ficky Mubaraq Natsir, menyatakan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus untuk memantau aktivitas di lapangan.

“Kami sudah bergerak di lapangan. Kami ingin Pilkada Muna berlangsung damai dan teduh. Siapapun yang ingin bergabung dengan Bahtera, kami terima. Tidak ada kata terlambat,” ujar Fiky saat mendampingi pelaporan ke Bawaslu.

Dengan adanya laporan ini, lanjut Ficky, Bawaslu diharapkan dapat segera merekomendasikan ke BKN untuk memastikan para Terlapor mendapat sanksi.

“Kami harapkan ASN tidak bandel, harus kompak dan patuh terhadap pimpinan serta aturan. Kita pastikan itu,” tutupnya.

Reporter : Ebit Vernanda

Facebook Comments Box