Kaprodi Jurnalistik UHO Imbau Masyarakat Hindari Hate Speech

51
Ketua Jurusan Prodi Jurnalistik Fisip UHO, Marsia Sumule.
Listen to this article

Kendari, Sinarsultra.com – Ketua Jurusan Prodi Jurnalistik Fisip UHO Marsia Sumule Genggong mengimbau pada masyarakat jangan mudah terpengaruh berita hoax atau ujuran kebencian yang memecah belah semua pihak.

Seperti yang dia katakan saat membawah materi dalam kegiatan Fokus Grub Discusion (FGD) GMNI Kendari di hotel imperial kendari ia menyampaikan, bahwa hasutan kebencian adalah ucapan atau tulisan yang dibuat seseorang di muka umum untuk menyebarkan dan menyulut kebencian suatu kelompok terhadap kelompok lain yang berbeda ras, agama, keyakinan, gender, etnisitas, disabilitas, dan orientasi seksual.

“Hasutan kebencian menjadi berbahaya karena merendahkan martabat manusia dan bahkan sering kali menyasar manusia yang sudah rentan dan terpinggirkan. Untuk itu mari kita sama-sama jauhi hal ini agar tidak terprovokasi dan terpecah belah,” katanya.

Lanjut, Akademis UHO Ini menuturkan bukan hanya ujaran kebencian saja tapi hoax yang informasinya palsu atau berita bohong untuk memperdaya orang banyak.

“Maraknya peredaran informasi hoaks dipicu dua motif, yaitu ekonomi dan politik. Ada situs-situs Internet yang memang sengaja diisi dengan konten palsu yang penuh sensasi dengan tujuan mendapatkan kunjungan sebanyak mungkin,” katanya.

Untuk itu kata marsia sekaligus Koodinator Wilayah Mafindo Kendari bahwa di dalam MAFINDO menjalankan beberapa program edukasi seperti “Kelas Kebal Hoaks” yang ditujukan untuk pemuda dan mahasiswa di Sulawesi Tenggara.

“Program ini bertujuan untuk membangun ekosistem informasi yang sehat dengan melatih peserta untuk menjadi agen penjernih informasi di masyarakat,” jelasnya.

Reporter : Asep

Editor : Ebit Vernanda

Facebook Comments Box