Sengaja Pancing Keributan di Posko Induk BAHTERA, Polres Muna Diminta Ambil Tindakan Tegas Terhadap Tim Rajiun Tumada

152
Video viral yang memperlihatkan pendukung Rajiun Tumada, masuk di Posko Induk BAHTERA
Listen to this article

Raha, Sinarsultra.com- Beredar video amatir yang memperlihatkan pendukung Paslon nomor urut 2 Rajiun – Purnama, bukannya pulang tertib usai kampanye malah memancing keributan di depan posko utama Bahtera di jl. Lumba-lumba, dan di depan kediaman calon wakil bupati Muna, La Ode Asrafil, Pada Rabu malam, 20 November 2024.

Kepala Posko BAHTERA, Machdin menyebut, saat itu rombongan konvoi Paslon nomor urut 02 melintas didepan posko utama BAHTERA pasca pulang kampanye akbar. Rombongan awalnya berjalan seperti sedia kala, namun tiba-tiba ada beberapa motor yang kemudian mulai masuk ke halaman utama dan memancing dengan memutar balik kendaraan. Setelah itu dilerai oleh sesama mereka dan pergi begitu saja.

“Paslon nomor dua gas-gas motor di depan posko utama. Motor sampe masuk di halaman utama,” ujarnya.

Selain itu juga, rombongan yang diketahui habis pulang kampanye akbar, saat melintas didepan kediaman pribadi Calon Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil di jl. Basuki Rahmat Kelurahan Fookuni melakukan upaya provokasi dengan memutar musik keras-keras dan berjoget.

“Mereka sengajakan apa juga joget-joget didepan rumahnya pak asrafil. Padahal pintu pagar terkunci, orang lagi sholat malah datang mengganggu,” ujar salah satu sumber yang berada di kediaman Asrafil.

Selain itu juga, para pendukung tersebut juga menggangu masyarakat yang sementara menunaikan sholat isya.

“Apa mi juga orang gas-gas motor, baru musik keras sambil joget-joget. Mengganggu kita sholat saja,” ujar salah satu warga Muna yang minta identitasnya disembunyikan.

Sementara itu, Muharam menyampaikan bahwa dengan melihat konvoi pasca kampanye sore ini telah terjadi perilaku-perilaku yang tidak menggambarkan sikap yang kurang baik yang bisa menimbulkan Kamtibmas di kabupaten Muna menjadi tidak kondusif apalagi pesta demokrasi  27 November 2024 mestinya disambut dengan riang gembira dan hati yang bahagia.

“Kami selaku masyarakat kabupaten Muna meminta kepada pihak kepolisian bekerjasama dengan pihak TNI dalam hal ini kodim 1416/Muna, untuk segera menangkap para profokator yang dapat diidentifikasi dari cctv dan hasil video yang sudah beredar di media sosial,”ungkapnya.

“Kami menghimbau kepada pihak yang berwajib segera bertindak tepat, cepat, dan akurat agar situasi Kamtibmas di daerah Kabupaten Muna menjelang dan pasca pesta demokrasi berjalan aman damai dan kondusif,”imbuhnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum BAHTERA, La Ode Muhram Naadu menyampaikan, akan melaporkan peristiwa tersebut ke Bawaslu dan Polres Muna. Apalagi, peristiwa ini secara jelas mengganggu keamanan dan menghasut.

Tim Paslon 02 sangat mencederai proses demokrasi di Muna. Mereka melakukan provokasi yakni masuk ke halaman posko Paslon 01 dan menggeber-geber gas. Mereka juga berhenti di depan Kediaman 01 La Ode Asrafil, S.H.,M.H. dan memutar musik dengan kencang sembari berjoget-joget, beberapa diantaranya dalam kondisi mabuk alkohol.

Polres Muna harus sigap mendeteksi dini dan mencegah perilaku Provokatif dari pendukung Pilkada. Beberapa kali pendukung Paslon 02 melakukan tindakan provokatif. Mohon diedukasi dan ditangkap agar masyarakat Muna bisa merayakan demokrasi secara aman dan nyaman.

Ia juga meminta Polres Muna menangkap provokator Pilkada agar kondusifitas wilayah tetap terjaga.

“Masyarakat bisa melihat dan menilai Paslon mana yang menjaga kondusifitas masyarakat dengan adab dan budaya kita. Jangan pilih pemimpin yang suka memprovokasi masyarakat. Kita jaga keutuhan dan persaudaraan masyarakat Muna,” tandasnya.

Reporter : Ebit Vernanda

Facebook Comments Box