Dituding Intervensi ASN di Pilkada Muna, Ketua Sabhangka Bachrun Angkat Bicara

40
Ketua Sabhangka Bachrun, Amir Fariki
Listen to this article

Raha, Sinarsultra.com- Ketua Relawan Sabhangka Bachrun, Amir Fariki menyikapi pernyataan salah satu paslon bupati Muna periode 2024-2029, yang melakukan protes pada acara deklarasi kampaye damai yang diselenggarakan oleh KPU Muna, pada Selasa 24 September 2024.

Menurutnya apa yang disampaikan oleh calon bupati tersebut adalah salah kaprah, sebab esensi deklarasi kampanye damai adalah melaksanakan kampanye pemilihan yang aman, tertib dan damai, berintegritas tanpa hoax, tanpa politisasi SARA dan tanpa politik uang.

Soal kemudian menurut paslon tersebut ada intimidasi dan tekanan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) semua ada salurannya.

“Ada bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilihan sehingga jika ditemukan ada pelanggaran silakan dilaporkan ke lembaga tersebut jangan membuat pernyataan yang justru terkesan “menuding” paslon lain,”ungkap Ketua Sabhangka, Rabu 25 September 2024

Hal itu mengakibatkan esensi dari deklarasi kampanye damai yang diharapkan menjadi himbauan bersama kepada seluruh relawan, simpatisan dan pendukung masing-masing paslon agar bisa menahan diri dari hal-hal yang tidak diinginkan bersama, bukan malah membuat “polemik”.

Paslon Nomor Urut 01 yakni Drs. H. Bachrun, M. Si dan La Ode Asrafil, S.H,.M.H dengan akronim “BAHTERA” bahkan jauh sebelum pelaksanaan deklarasi kampanye damai senantiasa memberi himbauan kepada seluruh relawan, simpatisan dan pendukung serta seluruh masyarakat kabupaten Muna untuk terus menahan diri dari serangan fitnah, hoax dan provokasi.

“Mari jaga kedamaian dan ketentraman demi mewujudkan pilkada muna yang aman, tertib dan damai,”pintanya.

Reporter : Ebit Vernanda

Facebook Comments Box