Sekwan Ingatkan ASN Lingkup Sekretariat DPRD Kota Kendari Jaga Netralitas Dalam Pemilu

11
Sekretaris DPRD Kota Kendari, Adriana Musaruddin.
Listen to this article

Kendari, Sinarsultra.com – Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Adriana Musaruddin mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Sekretariat DPRD untuk menjaga netralitas dalam menghadapi pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Ia mengatakan, sebelumnya sudah ada penyampaian dari Pj Wali Kota Kendari sudah dengan melakukan penandatanganan pakta integritas netralitas sebagai wujud komitmen ASN di lingkup Pemkot Kendari dalam posisi netral pada pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan.

“Netralnya ASN itu tidak berpihak dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun, tetapi berfokus melaksanakan tugas sebagai pelayan publik yang berkeadilan,” kata Adriana Musaruddin, Jumat 9 Februari 2024.

Sekretaris DPRD Kota Kendari, Adriana Musaruddin saat memimpin rapat bersama jajaran Sekretariat.

Menurut dia, ASN memiliki tanggungjawab sebagai pelayan publik dan tetap menjaga marwah sebagai pengayom pelindung masyarakat yang tidak terpengaruh oleh kepentingan pribadi atau suatu kelompok tertentu.

“ASN tidak boleh terpengaruh dengan sirkulasi kekuasan politik. Namanya ASN itu tidak ada tawar menawar harus menjaga netralitas itu ASN dan itu sudah menjadi harga mati,” ujarnya.

Lanjut Adriana menjelaskan, sebenarnya di Sekretariat DPRD selalu bersentuhan langsung dengan anggota DPRD yang berasal dari partai politik, karena aktivitas sehari-hari selalu bersentuhan langsung dengan anggota dewan.

Sekretaris DPRD Kota Kendari, Adriana Musaruddin.

“Tapi apapun itu kita ini ASN bukan anggota partai. Walaupun tugas kita memfasilitasi anggota dewan, tapi kita ini ASN yang netral dan tidak memihak dengan mengikuti aturan dari pemerintah,” jelasnya.

Ia menambahkan, dirinya tidak ada henti-hentinya menyampaikan kepada ASN lingkup Sekretariat DPRD baik itu setiap apel maupun rapat agar tidak terlibat dalam pesta demokrasi 5 tahun, karena ada konsekuensinya yang dapat merugikan diri sendiri.

“Kita harus bersikap netral, tidak memihak kepada siapapun dan harus memberi contoh kepqda masyarakat. Saya juga sering mengingatkan di setiap apel atau rapat karena resikonya sangat fatal kalau terlibat, jadi mari kita ikuti saja anjuran pemerintah,” tutupnya. (Adv).

Facebook Comments Box