Raha, Sinarsultra.com – Bocah perempuan yang diterkam buaya di Sungai Remba, Desa Lemoambo, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya ditemukan.
Jasad korban inisial (DS) bocah perempuan yang masih duduk di bangku kelas 2 di Sekolah Dasar Negeri (SD) 10 Kusambi itu ditemukan tak bernyawa oleh salah satu warga yang dibantu tim Basarnas pada hari Kamis, 11 Januari 2024 sekitar pukul 05.30 WITA.
Dasir (35) warga Desa Lemoambo yang pertama kali menemukan jasad korban mengatakan awalnya ia sedang menusuk-menusuk air menggunakan kayu dari atas perahu. Saat menusuk air, ia merasakan ada keanehan dan tidak lama ada kain yang muncul.
“Pertama saya tusuk pakai besi dalam air, tidak lama kemudian seperti ada yang mengganjal. Lalu besi itu saya putar ternyata terlilit dikain. Tidak lama kemudian saya perhatikan terus rupanya muncul 2 tangan. Ternyata jasad,” kata Dasir saat ditemui di rumah duka.
Saat menemukan jasad korban, Dasir tidak mengetahui pukul berapa. Yang pasti, masih agak gelap dan ia sambil ketakutan saat menemukan jasad.
“Pas muncul tangannya, saya langsung teriak dan warga yang melakukan pencarian. Jasadnya ditemukan masih utuh hanya ada luka gigitan buaya di bagian pipi, kepala bagian kanan, dan pundak sebelah kanan,” bebernya.
Ia menemukan jasad korban didalam air tanpa buaya yang memangsa Desi. Ia menemukan jasad dibagian tengah kali di bawah pohon tumbang.
Sementara itu, Kapolsek Kusambi, Iptu Muh. Nexon mengatakan, setelah jasad korban ditemukan pihaknya langsung membantu evakuasi.
Saat ini jasad sudah disemayamkan sambil menunggu pihak INAFIS Polres Muna untuk melakukan identifikasi.
“Jasadnya sudah ditemukan, lalu di semayamkan sambil menunggu identifikasi dari tim INAFIS Polres Muna,” kata Nexon.
Selain itu, perwakilan BKSD Sulawesi Tenggara, Bachral Ain mengatakan, setelah mendengar informasi seekor buaya memangsa warga di Muna Barat pihaknya langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan kejadian tersebut.
Untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang pihaknya akan melakukan koordinasi pada pemerintah setempat untuk menangkap buaya tersebut.
“Rencana buayanya kita akan tangkap, kalaupun ada masyarakat yang membantu kami berterima kasih. Namun saat ini kami akan cetak baliho dulu kita himbau warga untuk tidak beraktivitas disepanjang sungai. Ada lima titik yang akan kami pasang,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Kronologis kejadian Seorang bocah perempuan berinisial DS warga Desa Lemoambo, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar) diterkam buaya di sungai Remba, Rabu, 10 Januari 2024 sekitar pukul 17.00 Wita.
Bermula saat siswi kelas II SD Negeri 10 Lemoambo bersama tiga orang saudaranya sedang memancing. Saat korban DS ini memanggil ketiga saudaranya untuk pulang, tapi saudaranya belum mau pulang.
Reporter: Ebit Vernanda
Editor : Ridho













